https://blantika.publikasiku.id/
287
Blantika: Multidisciplinary Jornal
Volume 2 Number 3, January, 2024
p- ISSN xxxx-xxxx e-ISSN 2985-4199
“OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN
PENGEMBANGAN UMKM: EKSPLORASI
TATA KELOLA SUMBER DAYA MANUSIA DI KELOMPOK P2WKSS,
KECAMATAN KEBON
Tri Astuti Novilasari
1
, Jermia Tjahjono Djati
2
, Nur Ainun
3
, Khoirunissa
4
, Prihatin Budi
Susanto
5
1,2,3,4,5
Universitas Mitra Bangsa Jakarta, Indonesia
Email: novilasarinovi@yahoo.com
1
, jerry69@cbn.net.id
2
, chyaanur27@gmail.com
3
,
icakhoirunissa@gmail.com
4
, pb.susanto74@gmail.com
5
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi optimalisasi pemberdayaan perempuan dan
pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui eksplorasi tata kelola sumber
daya manusia di kelompok Pemberdayaan Wanita dan Keluarga Sejahtera (P2WKSS) di Kecamatan
Kebon. Dengan fokus pada pengembangan UMKM dan peran perempuan dalamnya, penelitian ini
merinci praktik tata kelola sumber daya manusia yang mendukung atau menghambat upaya
pemberdayaan di tingkat kelompok. Metode penelitian ini mencakup wawancara mendalam, observasi
partisipatif, dan analisis dokumentasi untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang dinamika
kelompok P2WKSS dan faktor-faktor yang memengaruhi pemberdayaan perempuan serta
pengembangan UMKM di wilayah ini. Analisis data akan dilakukan dengan pendekatan kualitatif,
mengidentifikasi pola, tantangan, dan peluang yang muncul dalam konteks pemberdayaan perempuan
dan pengembangan UMKM. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam
merancang strategi dan kebijakan yang lebih efektif dalam optimalisasi pemberdayaan perempuan dan
pengembangan UMKM, terutama dengan mempertimbangkan aspek tata kelola sumber daya manusia
di tingkat kelompok P2WKSS di Kecamatan Kebon. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat
memberikan panduan praktis dan teoretis bagi pengembangan program pemberdayaan dan UMKM di
daerah sejenis.
Kata kunci : UMKM; Sumber Daya Manusia; Usaha Mikro
ABSTRACT
This research aims to explore the potential for optimizing women's empowerment and developing
Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) through exploring human resource governance in the
Women's Empowerment and Prosperous Families (P2WKSS) group in Kebon District. By focusing on
the development of MSMEs and the role of women in them, this research examines human resource
governance practices that support or hinder empowerment efforts at the group level. This research
method includes in-depth interviews, participant observation, and documentation analysis to gain an
in-depth understanding of the dynamics of the P2WKSS group and the factors that influence women's
empowerment and the development of MSMEs in this region. Data analysis will be carried out using a
qualitative approach, identifying patterns, challenges and opportunities that arise in the context of
women's empowerment and MSME development. It is hoped that the results of this research can
contribute to designing more effective strategies and policies in optimizing women's empowerment and
developing MSMEs, especially by considering aspects of human resource governance at the P2WKSS
group level in Kebon District. It is hoped that the implications of this research can provide practical
and theoretical guidance for the development of empowerment and MSME programs in similar areas.
Keywords: MSMEs; Human Resources; Micro business
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-
ShareAlike 4.0 International
[“Optimalisasi Pemberdayaan Perempuan Dan
Pengembangan Umkm: Eksplorasi Tata Kelola Sumber
Daya Manusia Di Kelompok P2wkss, Kecamatan Kebon]
288
Tri Astuti Novilasari, Jermia Tjahjono Djati, Nur Ainun, Khoirunissa, Prihatin Budi Susanto
PENDAHULUAN
Pemberdayaan perempuan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
(UMKM) memainkan peran sentral dalam merangsang pertumbuhan ekonomi lokal dan
mewujudkan inklusivitas social (Aljihad & Wibowo, 2022). Di tengah dinamika pembangunan,
Kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Sasaran (P2WKSS) di Kecamatan
Kebon Pedas, Sukabumi, menonjol sebagai entitas yang memfokuskan perhatiannya pada
pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk
mengeksplorasi potensi optimalisasi melalui analisis tata kelola Sumber Daya Manusia (SDM)
dalam konteks kelompok P2WKSS tersebut (Karlina & Halimah, 2016).
Kecamatan Kebon Pedas, sebagai latar penelitian, menawarkan kekayaan keberagaman
ekonomi dan sosial, membuatnya menjadi lokasi strategis untuk memahami dinamika
pemberdayaan perempuan dan UMKM di tingkat lokal. P2WKSS, sebagai agen utama dalam
pelaksanaan program-program pemberdayaan, menjadi fokus utama untuk mendalaminya.
Penggalian potensi optimalisasi di dalamnya dapat memberikan kontribusi signifikan dalam
mengakselerasi perkembangan ekonomi dan sosial di wilayah ini.
Pada pendahuluan ini, kami akan membahas latar belakang urgensi penelitian ini, konteks
sosial-ekonomi Kecamatan Kebon Pedas, serta peran strategis P2WKSS dalam mendorong
pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM. Selain itu, kami akan merinci tujuan
penelitian, pertanyaan penelitian, dan kerangka teoritis yang menjadi dasar untuk menggali
lebih dalam mengenai potensi optimalisasi melalui eksplorasi tata kelola SDM di kelompok ini.
Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan wawasan baru dan rekomendasi kebijakan yang
berarti dalam mendukung upaya pemberdayaan perempuan dan pertumbuhan UMKM di tinkat
local (Rahmiyati, 2015).
Tujuan penelitian ini mengeksplorasikan praktik dan keeefektifan tata kelola sumber daya
manusia di kelompok P2WKSS di kecamatan Kebon Pedas, mengidentifiasi optimalisasi
pemberdayaan perempuan dan pengembang umkm melalui tata kelola SDM di kelompok
P2WKSS, menganalisis dampak optimalisasi tata kelola sumber daya manusia terhadap
peningkatan kesejahteraan perempuan dan pembangunan ekonomi lokal di kecamatan Kebon
Pedas.
Penelitian ini diharapkan akan memberikan manfaat sebagai berikut:
Memberikan pemahaman yang lebih baik tentang praktik dan keefektifan tata kelola
SDM di kelompok P2WKSS , yang dafat di gunakan sebagai dasar untuk meningkatkan
program pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM di wilayah tersebut, dan
memberikan masukan yang berharga bagi pemerintah, organisasi non pemerintah, dan
pemangku kepentingan lainya dalam merancang kebijakan dan program yang lebih efektif untuk
meningkatkan pemberdayaan perempuan dan pembangunan UMKM.
METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan pemahaman
mendalam tentang optimalisasi pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM dengan
fokus pada tata kelola sumber daya manusia di Kelompok P2WKSS (Dippoprameswari &
Pujianto, 2024). Populasi penelitian ini adalah kelompok P2WKSS di Kecamatan Kebon.
Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling, di mana anggota kelompok
P2WKSS yang memiliki pengalaman dan kontribusi signifikan dalam pemberdayaan
perempuan dan pengembangan UMKM diundang untuk berpartisipasi.
Vol. 2, No. 3, 2024
[“Optimalisasi Pemberdayaan Perempuan Dan Pengembangan
Umkm: Eksplorasi Tata Kelola Sumber Daya Manusia Di
Kelompok P2wkss, Kecamatan Kebon]
https://blantika.publikasiku.id/
289
Wawancara mendalam akan dilakukan dengan anggota kelompok P2WKSS untuk
mendapatkan wawasan tentang praktik pemberdayaan perempuan dan pengelolaan sumber daya
manusia.
Observasi partisipatif akan dilakukan untuk mendokumentasikan kegiatan sehari-hari
dalam kelompok P2WKSS, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan
pengembangan UMKM. Studi dokumen dilakukan untuk menganalisis dokumen resmi
kelompok P2WKSS, kebijakan, dan laporan yang terkait dengan tata kelola sumber daya
manusia dan program pemberdayaan perempuan. Data yang dikumpulkan akan dianalisis
menggunakan pendekatan analisis konten untuk mengidentifikasi tema utama terkait
optimalisasi pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM dalam konteks tata kelola
sumber daya manusia.
Penelitian ini akan mematuhi prinsip etika penelitian, termasuk keamanan dan
kerahasiaan informasi. Partisipan akan diminta memberikan informasi dengan sukarela dan
memberikan persetujuan tertulis (Widayuni, 2019). Untuk memastikan validitas dan reliabilitas,
triangulasi data akan diterapkan dengan menggabungkan data dari wawancara, observasi, dan
studi dokumen. Selain itu, keabsahan temuan akan dibahas dengan partisipan sebagai bentuk
verifikasi. Data kualitatif akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis konten untuk
mengidentifikasi pola, tema, dan hubungan antar konsep yang muncul dari hasil penelitian.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil penelitian menggambarkan dinamika yang kuat dalam kelompok P2WKSS.
Anggota kelompok secara aktif terlibat dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan dan
pengembangan UMKM. Peran perempuan diidentifikasi sebagai kunci dalam menggerakkan
inisiatif dan memastikan keberlanjutan program (Zaenudin, Riono, Sucipto, Syaifulloh, &
Wahana, 2023) .
Analisis tata kelola SDM menunjukkan bahwa terdapat kebijakan yang mendukung
pemberdayaan perempuan dan UMKM. Namun, terdapat tantangan terkait pengelolaan
keterbatasan sumber daya, seperti kekurangan pelatihan, akses modal, dan pendampingan teknis
(Beni, 2021).
Terdapat potensi optimalisasi yang signifikan melalui peningkatan tata kelola SDM.
Dengan lebih memperhatikan pengembangan keterampilan, akses ke modal, dan pemahaman
bisnis, kelompok P2WKSS dapat mencapai dampak yang lebih besar dalam pemberdayaan
perempuan dan perkembangan UMKM (Parawansa, 2003).
Pembahasan
Peran perempuan dalam kelompok P2WKSS menunjukkan dampak positif pada
pembangunan local (Rosmilawati, Sholih, & Darmawan, 2022). Namun, ditemukan bahwa perlu
adanya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam pengambilan
keputusan dan memastikan pemberdayaan yang lebih merata (Hasugian & Panggabean, 2019).
Meskipun terdapat kebijakan yang mendukung, tantangan dalam pengelolaan SDM tetap
menjadi hambatan utama (Darsana & Sukaarnawa, 2023). Kurangnya akses ke pelatihan dan
modal menjadi kendala utama yang perlu segera diatasi untuk memastikan efektivitas program.
Berdasarkan temuan, rekomendasi strategis termasuk peningkatan akses pelatihan,
pemberian dukungan teknis, dan pengembangan jaringan untuk mendukung kelompok
P2WKSS. Perlu juga adanya kolaborasi dengan pihak terkait seperti pemerintah daerah dan
lembaga finansial untuk memperkuat infrastruktur pendukung (Suhendi, Achsani, Najib, &
Novianti, 2023).
Hasil penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan kebijakan pemberdayaan
perempuan dan UMKM di tingkat lokal. Rekomendasi dan temuan dapat menjadi dasar untuk
menyusun program intervensi yang lebih efektif dan berkelanjutan (Fahrurozi, Toat, Amalia,
Nursalimah, & Asmariana, 2023).
[“Optimalisasi Pemberdayaan Perempuan Dan
Pengembangan Umkm: Eksplorasi Tata Kelola Sumber
Daya Manusia Di Kelompok P2wkss, Kecamatan Kebon]
290
Tri Astuti Novilasari, Jermia Tjahjono Djati, Nur Ainun, Khoirunissa, Prihatin Budi Susanto
Hasil penelitian ini memiliki implikasi praktis yang signifikan bagi pihak terkait,
termasuk pemerintah daerah, lembaga pengembangan, dan kelompok masyarakat setempat.
Penguatan tata kelola SDM di kelompok P2WKSS dapat dijadikan model bagi kelompok serupa
di wilayah lain. Kebijakan pendukung seperti pelatihan berkelanjutan, pemberian akses modal,
dan pengembangan jaringan bisnis dapat diimplementasikan untuk mempercepat proses
pemberdayaan (Bahri, 2019).
Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan. Pertama, fokus
pada satu kelompok dapat membatasi generalisasi hasil ke kelompok serupa di tempat lain.
Kedua, keterbatasan sumber daya dan waktu mungkin mempengaruhi kedalaman analisis dan
pemahaman terhadap dinamika kelompok.
Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melibatkan lebih banyak kelompok
P2WKSS dari berbagai lokasi untuk mendapatkan gambaran yang lebih representatif. Penelitian
longitudinal dapat memberikan pemahaman lebih mendalam terkait dampak jangka panjang dari
optimalisasi tata kelola SDM terhadap pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM
(Sri Handini, Sukaai, & MM, 2019).
KESIMPULAN
Penelitian ini mengeksplorasi optimalisasi pemberdayaan perempuan dan pengembangan
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui analisis tata kelola Sumber Daya
Manusia (SDM) di Kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Sasaran (P2WKSS)
di Kecamatan Kebon Pedas, Sukabumi . Beberapa temuan dan kesimpulan dapat diidentifikasi
sebagai berikut:
Dinamika P2WKSS: Kelompok P2WKSS di Kecamatan Kebon Pedas menunjukkan
dinamika yang positif dalam melaksanakan program pemberdayaan perempuan dan
pengembangan UMKM. Peran perempuan dalam kelompok ini memiliki dampak signifikan
pada pembangunan ekonomi lokal. Tata Kelola SDM: Meskipun terdapat kebijakan yang
mendukung, tantangan dalam pengelolaan SDM, terutama terkait pelatihan, akses modal, dan
dukungan teknis, menjadi kendala utama. Peningkatan tata kelola SDM diidentifikasi sebagai
langkah krusial untuk mengoptimalkan efektivitas pemberdayaan. Potensi Optimalisasi:
Terdapat potensi optimalisasi yang signifikan melalui perbaikan tata kelola SDM. Dengan
memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan keterampilan, akses modal, dan
pemahaman bisnis, kelompok P2WKSS dapat mencapai dampak yang lebih besar dalam
pemberdayaan perempuan dan perkembangan UMKM.
Rekomendasi: Berdasarkan temuan, rekomendasi strategis termasuk peningkatan akses
pelatihan, pemberian dukungan teknis, dan pengembangan jaringan untuk mendukung
kelompok P2WKSS. Kolaborasi dengan pihak terkait seperti pemerintah daerah dan lembaga
finansial juga diperlukan untuk memperkuat infrastruktur pendukung. Implikasi Kebijakan:
Hasil penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan kebijakan pemberdayaan
perempuan dan UMKM di tingkat lokal. Rekomendasi dan temuan dapat menjadi dasar untuk
menyusun program intervensi yang lebih efektif dan berkelanjutan. Melalui kesimpulan ini,
diharapkan penelitian ini dapat memberikan pandangan holistik terkait potensi dan kendala
dalam optimalisasi pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM di kelompok
P2WKSS, Kecamatan Kebon Pedas, Sukabumi, serta menjadi landasan bagi upaya-upaya
perbaikan kebijakan dan praktik di tingkat lokal dan mungkin juga nasional.
Vol. 2, No. 3, 2024
[“Optimalisasi Pemberdayaan Perempuan Dan Pengembangan
Umkm: Eksplorasi Tata Kelola Sumber Daya Manusia Di
Kelompok P2wkss, Kecamatan Kebon]
https://blantika.publikasiku.id/
291
DAFTAR PUSTAKA
Aljihad, Ali, & Wibowo, Arif. (2022). Pemberdayaan Perempuan Melalui Lembaga Keuangan
Mikro. Faculty of Social and Political Sciences, 3, 2.
https://doi.org/10.7454/jpm.v3i2.1035
Bahri, Efri Syamsul. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan. FAM Publishing.
Beni, Sabinus. (2021). Kesejahteraan Masyarakat Dan Pertumbuhan Ekonomi Di Perbatasan
Jagoi Babang Kalimantan Barat Melalui Pemberdayaan. 9(1).
https://doi.org/https://doi.org/10.35450/jip.v9i02.232
Darsana, I. Made, & Sukaarnawa, I. Gusti Made. (2023). Manajemen sumber daya manusia.
Mafy Media Literasi Indonesia.
Dippoprameswari, Esthi, & Pujianto, Wahyu Eko. (2024). Optimalisasi Ketertiban Masyarakat:
Pemberdayaan UMKM Melalui Inisiatif Pelayanan Terdedikasi. Cakrawala: Jurnal
Pengabdian Masyarakat Global, 3(1), 109117.
Fahrurozi, M., Toat, M., Amalia, Dhea, Nursalimah, Fitriana, & Asmariana, Yully. (2023).
Evaluasi Efektivitas Program Pencegahan Penyakit Kronis: Fokus pada Gaya Hidup Sehat
dan Pengelolaan Stres. Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (Online), 3(2), 1771
1778.
Hasugian, Fenny Monica A., & Panggabean, Lenny. (2019). Peran perempuan dalam
mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah dalam rangka menuju masyarakat
Ekonomi ASEAN di Kota Tangerang Selatan. Jurnal Inada: Kajian Perempuan Indonesia
Di Daerah Tertinggal, Terdepan, Dan Terluar, 2(2), 111135.
Karlina, Nina, & Halimah, Mas. (2016). Dampak Pemberdayaan Perempuan dalam Program
Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS)(Studi
Kasus Kualitas Sikap dan Perilaku Perempuan dalam Membina Tumbuh Kembang Anak
dan Remaja di Desa Sindangsari Kecamata Cigedug Kabupate Garut). Seminar Nasional
Politik Dan Kebudayaan, Departemen Antropologi FISIP, Universitas Pajajaran, 6674.
Parawansa, Khofifah Indar. (2003). Pemberdayaan perempuan dalam pembangunan
berkelanjutan. Bali, Hlm, 115.
Rahmiyati, Nekky. (2015). Model pemberdayaan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat
guna di Kota Mojokerto. JMM17: Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Manajemen, 2(02).
Rosmilawati, Ila, Sholih, Sholih, & Darmawan, Dadan. (2022). Partisipasi Perempuan Terhadap
Program Pembinaan Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera
(P2WKSS). 7(2). https://doi.org/http://dx.doorg/10.30870/e-plus.v7i2.17622
Sri Handini, M. M., Sukaai, M. M., & MM, Hartati Kanty Astuti. (2019). Pemberdayaan
Masyarakat desa dalam Pengembangan UMKM di wilayah pesisir. Scopindo Media
Pustaka.
Suhendi, Suhendi, Achsani, Noer Azam, Najib, Mukhamad, & Novianti, Tanti. (2023). Model
Kolaborasi Lembaga Keuangan dan Universitas Dalam Memperkuat Akses Layanan
Keuangan Mikro dan Kinerja Usaha Mikro dan Kecil di Indonesia. 9(Vol. 9 No. 3 (2023):
JABM Vol. 9 No. 3, September 2023).
https://doi.org/https://doi.org/10.17358/jabm.9.3.976
[“Optimalisasi Pemberdayaan Perempuan Dan
Pengembangan Umkm: Eksplorasi Tata Kelola Sumber
Daya Manusia Di Kelompok P2wkss, Kecamatan Kebon]
292
Tri Astuti Novilasari, Jermia Tjahjono Djati, Nur Ainun, Khoirunissa, Prihatin Budi Susanto
Widayuni, Rifqy. (2019). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Desa
Sidokaton Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. UIN Raden Intan Lampung.
Zaenudin, Ahmad, Riono, Slamet Bambang, Sucipto, Hendri, Syaifulloh, Muhammad, &
Wahana, Akbar NPD. (2023). Penguatan Peran Perempuan dalam Menggerakkan
Ekonomi Desa melalui Edukasi UMKM Produk Lokal. 1(4).